Selasa, 29 Juni 2010

PILIHAN HIDUP

           Waktu kecil sekitar umur lima atau enam tahunan pastilah banyak orang  yang menanyakan " Mau jadi apa kalau besar nanti ? " . Setiap bertemu dengan banyak orang pastilah pertanyaan itu menjadi pertanyaan favorit . Saat ditanyakan pertanyaan tersebut ,  kebanyakan anak akan menjawab " Aku ingin jadi dokter " Tapi tidak dengan aku . Aku selalu menjawab " Aku ingin jadi pelukis " 4 kata yang kurangkai menjadi sebuah jawaban itulah yang selalu aku katakan . Ke 4 kata itu sudah tidak bisa di tawar lagi dalam benakku . Padahal orangtuaku berharap aku menjawab seperti anak - anak lainnya . Entah...apa yang ada didalam pikiranku , tetapi aku mengutarakan keinginanku dari dalam hati yang paling dalam . Hingga akhirnya kelas 5 SD aku merubah keinginanku . Aku ingin menjadi seorang Atlet bulutangkis . Hal itu membuat kedua orangtuaku langsung menolak mentah - mentah keinginanku .Tanpa pikir panjang mereka mengatakan " TIDAK " .Aku yang saat itu benar - benar serius mendalami dunia bulutangkis nekad tanpa sepengetahuan orangtuaku berlatih bulutangkis sendiri . Akhirnya aku sadar bahwa untuk menjadi atlet diperlukan sebuah modal untuk masuk kedalam klub , tetapi aku berpikir lagi , tanpa uang orangtuaku aku tidak mampu membayar uang masuk klub bulutangkis . Apa yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan uang sendiri ? Apalagi aku hanya anak kelas 5 SD pastilah sulit . Peluangku untuk melanjutkan mimpiku pun tertutup rapat tanpa cela .Kegemaranku menonton Sepak Bola membawaku kedalam mimpi baru . Aku kembali membuka mimpiku . Aku ingin menjadi seorang wartawan Sepak Bola .  Alasannya hanya satu aku memilih profesi tersebut , agar bisa bertemu pemain idolaku dan bisa meminta foto serta tandatangannya . Mimpi itu tidak bertahan lama akupun bermimpi untuk terjun menjadi seorang politisi . Restu itu kembali manghalangiku untuk menggapai impian . Orangtuaku tidak mau mengambil resiko yang terlalu berbahaya untuk anak peempuannya . Dengan alasan " Yang benar bisa menjadi salah dan Yang salah bisa menjadi benar " adalah ketakutan utama mereka berdua .
           Menginjak remaja aku memberontak tanpa disengaja aku sangat menyukai dunia pertelevisian dan aku ingin sekali menjadi BROADCASTER yang handal . Untungnya orangtuaku setuju jadi aku tidak perlu merubah keinginanku . Mimpi itu bertahan 2 tahun lamanya hingga aku akhirnya merubah kembali keinginanku . Melihat banyak anak - anak jalanan , ingin mengungkapkan sesuatu kepada oranglain , ingin merubah dunia , dan ingin membuat orang - orang sadar akan lingkungan sekitarnya adalah awala dari mimpi baruku . Aku berpikir bagaimana hal tersebut bisa aku wujudkan . Pemikiran yang cukup rumit . Jawaban itu muncul ketika aku menonton sebuah film . Ya , FILM !!! Aku bisa mewujudkannya melalui FILM .Sungguh tak disangka - sangka terjun ke FILM adalah menjadi mimpi terakhirku hingga detik ini . FILM sebuah dunia yang tidak pernah terbesit dalam pikiranku , dunia yang langka ,dunia yang memerlukan hati , pikiran dan rasa .Walaupun aku sadar orangtuaku tidak menyetujuinya aku tetap akan terus berjuang utnuk mewujudkannya . Karena FILM adalah sebuah " PILIHAN HIDUP " .

Jumat, 25 Juni 2010

Daftar Mimpi Seorang " AKU "

Mimpi - mimpiku ini adalah mimpi yang sudah aku idam - idamkan dari dulu dan berharap akan cepat terwujud :
1 . Menjadi Sutradara hebat
Berharap banyak dapat menginspirasi orang lain melalui sebuah film . Menjadi sutradara yang mampu membius banyak orang dan karya - karya yang nantinya aku buat adalah sebuah karya yang menjadi awal sebuah revolusi.
 2 . Memiliki Yayasan anak INDIGO
Aku ingin yayasan yang nantinya aku buat akan membantu anak -anak INDIGO yang selama ini dianggap aneh dan terkadang tersingkir dalam kehidupan sosial .

3 . Memiliki Yayasan Sosial
Fungsinya untuk membantu anak - anak yang kurang beruntung dan memotivasi mereka agar memiliki semangat juang


  4 . Memiliki Recording yang bernama " MUSISI JALANAN "
Aku ingin mengangkat para musisi jalanan ke atas industri musik yang seringkali menjadi impian mereka dan sebagai pembuktian bahwa musisi jalanan mampu bersaing di Industri musik.
5 .Memiliki Galeri sendiri
Sejak kecil aku sangat tertarik dengan dunia kesenian sehingga aku memiliki impian tersebut untuk membuktikan kualitas seni yang aku miliki

 6 . Keliling Eropa
Mimpiku yang keenam ini adalah mimpi yang sudah lama aku pendam dan aku berharap dapat segera mewujudkannya


7 .Mendapatkan Penghargaan
Penghargaan yang aku maksudkan disini adalah penghargaan atas karya - karya yang telah aku buat selama aku menjadi seorang sutradara dan sebagai pemilik galeri
8 .Menghabiskan waktu untuk Tuhan
   Setidaknya ke 7 mimpiku ini bisa membawaku ke suatu hal yang benar - benar membuat hidupku sungguh bermakna dan berguna bagi orang lain .

Rabu, 23 Juni 2010

Mantan Sahabat dan Guruku " TERCINTA "

      Kebahagiaan dan keceriaan adalah gambaran yang ada dibenakku ketika aku baru menginjakan kakiku di kelas 4  SD . Sebuah gerbang bagaikan gerbang surga menyambutku dipagi hari. Entah mengapa aku sangat bahagia masuk kedalam kelas baruku . Semua murid saling menyapa satu sama lain karena bahagia mendapatkan kelas yang mereka inginkan . Begitu pula dengan aku , seakan ingin berbagi kebahagiaan karena mendapatkan kelas yang aku inginkan akupun menyapa setiap anak yang baru masuk kedalam kelas.Pukul 7.15 semua anak duduk rapi dibangkunya masing - masing dan dari kejauhan langkah kaki seseorang mulai terdengar . Ya sang guru baru sedang berjalan menuju kedalam kelas . Guru itupun memberikan senyum terbaiknya saat memandang anak -anak yang baru saja naik kelas . Senyuman guru itu membuatku yakin bahwa ia adalah guru yang baik . Pada awal tahun ajaran aku merasa bahagia , aku mendapat banyak sahabat yang selalu menyayangiku . Diantara banyak sahabatku aku memiliki 1 orang sahabat yang sangat aku percaya dan memberikan perhatian lebih . Tetapi saat menginjak disemester ke 2 akupun jatuh dan bagaikan tertimpa beban berat yang bertubi - tubi . Sahabatku yang bernama............telah mengkhianatiku . Semua itu berawal dari nilaiku yang selalu diatas nilainya dan aku yang selalu memiliki prestasi dalam bidang nonakademik . Dia menfitnahku hingga teman - teman satu kelas membeciku . Aku benar - benar hancur dan sudah tidak sanggup untuk menjalani hidup tetapi aku bersyukur karena ada seorang teman yang setia mempercayaiku ia adalah H . Ia selalu menolongku dikala teman -teman menghujatku . Dan yang aku sesali lagi adalah guruku sendiri ikut menghujatku habis - habisan . Aku dicemooh ,aku dipersalahkan,akudihina,dan aku diperlakukan seperti tidak selayaknya manusia . 
      Sungguh aku benar-benar gila dan ingin mati pada saat itu . Akupun kuat menjalani siksaan itu dan kebenaranpun terbuka . Saat aku naik kelas lima SD aku banyak disayang oleh teman -teman lain sedangkan"  MANTAN SAHABATKU" tersebut mengalami hal yang aku rasakan sebelumnya . Sampai detik ini pun " MANTAN SAHABATKU " tersebut masih menjadi bulan - bulanan teman -temanku semasa SD . Sampai hari ini aku tidak bisa memaafkannya dan aku masih menyimpan dendam yang teramat dalam .Biarlah orang mau menganggap sikapku itu keterlaluan karena menyimpan dendam . Tetapi aku berusaha tidak membohongi perasaanku dan akupun tidak akan pernah memberikan maaf untuknya . Sedangkan untuk guruku yang " TERCINTA " aku perlakukan hal yang sama seperti " MANTAN SAHABATKU ".Pengalaman itupun menjadikanku orang yang kuat dalam menghadapi setiap permasalahan dan walaubagaimanapun juga aku menyisipkan ucapan Terima Kasih kepada kedua orang yang paling " SPECIAL " itu .

Selasa, 22 Juni 2010

Revolusi Kehidupan


Entah mengapa selama 17 tahun hidup didunia ini aku banyak menemukan hal-hal yang membuatku berubah 180 derajat .Tentu saja banyak hal yang aku anggap menjadi sebuah revolusi besar dalam hidupku . Revolusi itu telah banyak berpengaruh dalam hidupku .Bangku SMA adalah awal dari revolusi kehidupanku . Sebuah sekolah yang dari awal tidak pernah aku duga sebelumnya berhasil merubah hidupku . Aku orang yang yang selalu diam membisu tanpa kata bahkan orang yang sangat tertutup untuk teman -teman bahkan keluargaku sendiri , kini menjadi aku yang aku impikan .
Aku yang mau berbagi , aku yang mau terbuka dengan sesama ,aku yang tidak tertutup dengan keluarga dan aku yang kini paham akan sebuah cinta kasih adalah aku sekarang ini . Jika membandingkannya dengan aku terdahulu rasanya seakan tidak percaya dan terasa sebuah mimpi belaka.Haruskah aku merayakan perubahanku ? Tentu saja jawabannya YA .Orangtuaku yang telah membimbingku dari kecil sudah bertahun-tahun membantuku untuk berubah tetapi entah apa yang terjadi tidak ada perubahan sama sekali . Sungguh aneh tapi nyata . Sedangkan sekolahku yang baru aku injak dengan kedua kakiku tepat 2 tahun yang lalu mampu mengubahku dalam waktu singkat . Entah apa yang akan terjadi padaku apabila saat itu aku tidak menginjakkan kedua kakiku di sekolah itu . Mungkin aku akan menjadi aku yang meratapi kesendirianku .

Benarkah ini yang dinamakan " Keluarga " ?


Terlahir sebagai anak didunia ini dan mendapatkan sebuah keluarga yang setia merawatku hingga detik ini adalah sebuah anugerah yang indah . Walaupun terkadang aku pernah menyesali bahwa aku terlahir untuk hidup dikeluarga tempat aku bernaung sekarang ini . Penyesalan itu seakan musnah dan hangus begitu saja setelah aku menyadari bahwa Tuhan telah menempatkanku di keluarga yang benar-benar luar biasa .Keluarga yang walaupun satu sama lainnya saling terpisah dan banyak memiliki suatu perbedaan serta seringkali tidak ada sebuah kesatuan yang nyata , tetapi hati kami semua tetap menyatu satu sama lain.
Terkadang sebuah pemikiran muncul dalam benakku " Benarkah ini yang dinamakan sebuah keluarga ? ".Sebuah pemikiran yang aku dapatkan ketika aku duduk di kelas 6 SD .Memang tidak wajar bagi seorang anak perempuan kelas 6 SD yang memikirkan hal tersebut , tetapi pada kenyataannya Tuhan benar - benar memberikanku pemikiran tersebut . Hingga detik ini aku belum menemukan jawaban atas pemikiranku . Bagiku tidak perlulah aku menemukan jawaban itu,karena aku yakin hingga saatnya tiba Tuhan akan memberikan jawaban itu kepadaku .Berharap banyak dari keluargaku sekarang ini , aku yakin sebuah keajaiban akan hadir ditengah keluarga kita . Hanya waktu yang bisa menjawab semuanya .