Menyepi , menyendiri , bahkan mengurung diri itulah aku . Diam , membisu , dan tanpa kata apapun itu juga aku . Bagaikan terkurung dalam sebuah sangkar yang terbuat dari besi dan dilapisi oleh berbagai macam kawat berduri yang tidak mungkin ditembus oleh siapapun itulah aku yang dulu . Datang , duduk , berdiri , dan pulang hanya itu yang aku lakukan setiap harinya . Mengikuti aturan yang ada dan tidak pernah melanggarnya adalah sikapku yang dulu . Kini setelah satu tahun terpuruk dalam kebisuan dan sepi akupun mulai merasa aku harus membuang itu semua . Tepat di bulan Juli 2009 aku menemukan gerbang kebebasanku , gerbang kemenangan , gerbang dimana aku bisa merubah hidupku menjadi lebih baik dan lebih bermakna . Ketika aku berlari menuju gerbang itu aku seperti seorang yang sedang melarikan diri dari gelapnya neraka . Aku berlari menuju cahaya yang terang sambil berkata didalam hati aku akan bebas , bebas dari segala hal yang mengikatku , yang membuatku terpuruk seperti orang bodoh . Kudobrak gerbang itu dan aku terjatuh terkapar ditanah yang dipenuhi dengan rumput hijau. Saat aku sedang berusaha bangkit sebuah uluran tangan itu berada tepat di hadapanku . Kuraih uluran tangan itu , dan akupun bangkit . Aku merasa sangat berbeda saat itu aku merasakan kebebasanku , kemenangan , kejayaan serta kebahagiaan yang sesungguhnya yang aku impikan selama ini . Setelah mengenggap kebebasanku aku berjanji pada diriku bahwa aku tidak akan keluar dari gerbang cahaya dimana aku berdiri hingga detik ini . Itu semua aku anggap sebagai masa laluku yang kelam dan suram .Dan kini aku bukanlah sosok orang yang sendiri lagi karena gerbang tersebut telah merubahku dan telah membebaskanku dari kegelapan .Kamis, 01 Juli 2010
Aku Bukanlah Orang Yang Sendiri Lagi
Menyepi , menyendiri , bahkan mengurung diri itulah aku . Diam , membisu , dan tanpa kata apapun itu juga aku . Bagaikan terkurung dalam sebuah sangkar yang terbuat dari besi dan dilapisi oleh berbagai macam kawat berduri yang tidak mungkin ditembus oleh siapapun itulah aku yang dulu . Datang , duduk , berdiri , dan pulang hanya itu yang aku lakukan setiap harinya . Mengikuti aturan yang ada dan tidak pernah melanggarnya adalah sikapku yang dulu . Kini setelah satu tahun terpuruk dalam kebisuan dan sepi akupun mulai merasa aku harus membuang itu semua . Tepat di bulan Juli 2009 aku menemukan gerbang kebebasanku , gerbang kemenangan , gerbang dimana aku bisa merubah hidupku menjadi lebih baik dan lebih bermakna . Ketika aku berlari menuju gerbang itu aku seperti seorang yang sedang melarikan diri dari gelapnya neraka . Aku berlari menuju cahaya yang terang sambil berkata didalam hati aku akan bebas , bebas dari segala hal yang mengikatku , yang membuatku terpuruk seperti orang bodoh . Kudobrak gerbang itu dan aku terjatuh terkapar ditanah yang dipenuhi dengan rumput hijau. Saat aku sedang berusaha bangkit sebuah uluran tangan itu berada tepat di hadapanku . Kuraih uluran tangan itu , dan akupun bangkit . Aku merasa sangat berbeda saat itu aku merasakan kebebasanku , kemenangan , kejayaan serta kebahagiaan yang sesungguhnya yang aku impikan selama ini . Setelah mengenggap kebebasanku aku berjanji pada diriku bahwa aku tidak akan keluar dari gerbang cahaya dimana aku berdiri hingga detik ini . Itu semua aku anggap sebagai masa laluku yang kelam dan suram .Dan kini aku bukanlah sosok orang yang sendiri lagi karena gerbang tersebut telah merubahku dan telah membebaskanku dari kegelapan .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar