Sabtu, 24 Juli 2010

Penantian


Sebuah kasih sayang lebih berharga dari apapun yang ada di dunia ini . Harta maupun uang tidak lebih berharga dari sebuah kasih . Bertahun – tahun aku menunggu kasih itu datang tapi tak kunjung hadir . Enam bulan yang lalu usiaku genap 17 tahun . Seperti banyak anak yang bangga akan umurnya yang baru , sebuah permintaan terbesit . Permintaan yang sederhana yang tidak mampu diungkapkan dengan sebuah kata maupun kalimat . Permintaan yang hanya bisa diketahui oleh hati dan pikiranku . Saat itu aku sangat optimis bahwa permintaanku akan terkabulkan .Tapi hingga detik ini akupun tidak mendapatkannya sama sekali . Marah , kesal serta kecewa itulah yang kurasakan hingga detik ini . Bukan Marah karena tersakiti oleh orang lain , bukan kesal karena makian , bukan kecewa karena tidak terkabulnya permintaan . Melainkan ….marah , kesal dan kecewa karena aku lelah menunggu . Pikiran dan hatiku telah sabar menunggu , tapi semakin lama aku semakin terkurung oleh waktu yang tidak memberikan sebuah kepastian berarti . Sebuah kepastian yang merupakan sebuah angan – angan dan bayangan ilusi semata . Kepastian yang benar -  benar “ PASTI “ . Apa…apa….dan…apa …yang harus kulakukan lagi . Jika ini benar – benar terus terjadi seiring berjalannya waktu , apakah masih pantas untuk ditunggu ? dan apakah pantas untuk diharapkan ? .Harapan itu seakan musnah dan retak menjadi kepingan – kepingan kecil yang sudah tidak mungkin ada dibenakku . Musnah….pikiran itu telah musnah . Hancur berkepimg – keping….. hatiku telah benar – benar hancur berkeping – keping . Inikah sebuah gejolak hidup yang harus aku terima . Inikah bentuk kasih sayang Tuhan kepadaku . Apa yang diinginkan Tuhan dariku ? Entah apa yang Tuhan maksudkan kepadaku ….aku tidak mengerti sama sekali .  Tapi aku yakin ada sebuah jawaban yang Tuhan sembunyikan dariku . Jawaban yang harus aku temukan didalam gejolak yang menerpaku . “ TUHAN …AKU SUDAH LELAH DENGAN SEMUA INI …!!!! “ Sebuah protes yang aku layangkan kepada Tuhan saat ini . Memang aku menyadari aku tidak pantas mengatakan hal tersebut , tapi hal kalimat tersebut harus aku katakana karena aku berusaha JUJUR kepadaNYA . Hatiku kini benar – benar sedang menangis . Menangis karena sesuatu yang tidak kunjung terungkap . Sesuatu yang benar – benar membuatku seakan tidak mampu menjalani hidup ini . Tapi aku berusaha bertahan , bukan karena sesuatu . Aku bertahan karena “……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar